Date : 30 May 2017 on 09:53 am | Comments : (0)

Kartini selaku Petugas Promkes di Puskesmas Ngawen mengatakan, selain makanan kedaluwarsa juga ditemukan kemasan rusak, kardus dimakan tikus, juga makanan yang penataannya masih campur aduk antara makanan dengan produk lain, seperti sabun, obat, dan sejenisnya. Untuk makanan yang kedaluwarsa meliputi bumbu penyedap (royco), Blue band, roti marie, bumbu serbaguna Sajiku, kopi sachet coffe klop, anak-anak dan makanan yang belum berizin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

“Kami meminta agar makanan yang sudah kadaluarsa maupun makanan dengan kemasan rusak, agar segera disingkirkan atau diretur kepada distributor.  Sehingga nantinya pembeli tidak salah dalam memilih produk yang sudah kadaluarsa. Dan penataan produk harus disesuaikan dengan jenisnya, misal produk makanan tidak dijadikan satu dengan produk seperti deterjen, sabun, sampo maupun obat dll,” kata Rita, saat memimpin pengawasan mamin, Sabtu, 27 Mei 2017.

Dalam operasi itu, pedagang juga dihimbau agar lebih jeli menyeleksi makanan minuman yang akan dijual. Diantaranya harus ada label izin yang tertera P-IRT pada kemasannya, nama produsen dan alamatnya, nama distributornya. Artinya ketika terjadi keracunan, lebih mudah untuk dilacak asal produknya, tapi kebanyakan di pasar masih beredar makmin industri kecil/rumahan belum punya izin produksi.

“Tentu kita tidak berharap, namun harus antisipasi sehingga pedagang juga ikut melindungi konsumen dengan menjual makanan dan minuman yang memenuhi standart kesehatan,” pesannya.

Sementara tujuan dilakukanya pengawasan mamin itu untuk mengantisipasi peredaran mamin yang tidak memenuhi syarat kesehatan seperti yang tidak berizin, mamin yang kadaluarsa dan mamin yang tidak layak jual. Juga sekaligus memberikan pembinaan secara langsung kepada pedagang agar tidak menjadi sasaran distributor yang tidak bertanggungjawab. Ini untuk memberikan perlindungan kepada konsumen. (adminkm4)

 


Leave a Reply

Required fields are marked *

Let me know if it gets a reply
Ngawen
Alamat : Jl. Raya Klaten - Jatinom Km. 4 Ngawen, Klaten
Telp : 0272 3354016

Search