Jarik Motif

JARIK MOTI

( PENJARINGAN KASUS PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA MASYARAKAT USIA PRODUKTIF )

(depkes.go.id) Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Keadaan dimana penyakit menular masih merupakan masalah kesehatan penting dan dalam waktu bersamaan morbiditas dan mortalitas PTM makin meningkat merupakan beban ganda dalam pelayanan kesehatan, tantangan yang harus dihadapi dalam pembangunan bidang kesehatan di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH saat membuka Temu Nasional Strategi Kemitraan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dalam Penguatan Sistem Kesehatan pada Era desentralisasi di Jakarta, Kamis 18 Agustus 2011. Hasil pertemuan ini akan menjadi bahan masukan bagi delegasi Indonesia dalam Pertemuan Tingkat Tinggi tentang PTM di Majelis Umum PBB, New York, September 2011.

Dalam sambutannya Menkes menjelaskan, proporsi angka kematian akibat PTM meningkat dari 41,7% pada tahun 1995 menjadi 49,9% pada tahun 2001 dan 59,5% pada tahun 2007. Penyebab kematian tertinggi dari seluruh penyebab kematian adalah stroke (15,4%), disusul hipertensi, diabetes, kanker, dan penyakit paru obstruktif kronis. Kematian akibat PTM terjadi di perkotaan dan perdesaan.

Data Riskesdas 2007 menunjukkan di perkotaan, kematian akibat stroke pada kelompok usia 45-54 tahun sebesar 15,9%, sedangkan di perdesaan sebesar 11,5%. Hal tersebut menunjukkan PTM (utamanya stroke) menyerang usia produktif. Sementara itu prevalensi PTM lainnya cukup tinggi, yaitu: hipertensi (31,7%), arthritis (30.3%), penyakit jantung (7.2%), dan cedera (7,5%).

Menkes mengatakan, PTM dipicu berbagai faktor risiko antara lain merokok, diet yang tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan gaya hidup tidak sehat. Riskesdas 2007 melaporkan, 34,7% penduduk usia 15 tahun ke atas merokok setiap hari, 93,6% kurang konsumsi buah dan sayur serta 48,2% kurang aktivitas fisik.

Menkes menambahkan, peningkatan PTM berdampak negatif pada ekonomi dan produktivitas bangsa. Pengobatan PTM seringkali memakan waktu lama dan memerlukan biaya besar. Beberapa jenis PTM adalah penyakit kronik dan/atau katastropik yang dapat mengganggu ekonomi penderita dan keluarganya. Selain itu, salah satu dampak PTM adalah terjadinya kecacatan termasuk kecacatan permanen.

Pemerintah sedang melakukan langkah-langkah bagi terwujudnya jaminan kesehatan menyeluruh atau universal coverage of social health insurance untuk masalah penyakit kronik dan katastropik dalam periode 2010-2014, ujar Menkes.

Oleh sebab itu PUSKESMAS KLATEN UTARA mengadakan JARIK MOTIF (PENJARINGAN KASUS PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA MASYARAKAT USIA PRODUKTIF) sebagai upaya pengendalian PTM

Kegiatan penjaringan kasus penyakit tidak menular meliputi:

  1. Diabetes Melitus : Pemeriksaan laboratorium dengan cek kadar gula darah menggunakan stik
  2. Hipertensi : Pengukuran tekanan darah dengan tensimeter
  3. Ca Cervix :Deteksi dini Ca Cervix dengan pemeriksaan IVA TEST

Sasaran kegiatan ini meliputi masyarakat klaten utara (yang terdiri dari 2 kelurahan 6 desa) dengan usia produktif umur 15th-59th (semua jenis kelamin, kecuali no 3 khusus perempuan)

Leave a Response

PUSKESMAS KLATEN UTARA

  • Alamat
    Jl. Perintis Kemerdekaan, Karanganom, Klaten Utara. 57438
  • Telpon
    (0272) 326650
  • Email
    puskklatenutara@yahoo.co.id
  • Web
    http://dinkesklatenkab.com/klaten-utara
Kontak Kami