Date : 23 Jun 2016 on 04:07 am | Comments : (0)

Jakarta - Tiap hari, dianjurkan agar seseorang bisa memenuhi jam tidurnya yakni sekitar 7 sampai 8 jam. Sayang, masih banyak orang yang tidak mendapat jam tidur cukup.

Padahal, ketika seseorang bisa mencukupi jam tidurnya, tak sekadar tubuh kembali berenergi yang didapat, tapi juga enam manfaat tersembunyi lainnya. Apa saja? berikut pemaparannya seperti dikutip dari Fox News.

1. Tak mudah pilek

Studi yang diterbitkan di jurnal JAMA Internal Medicine pada bulan April lalu menemukan bahwa orang yang melaporkan mendapat jam tidur lima jam atau kurang setiap malam, lebih mungkin terkena pilek dalam 30 hari terakhir. Studi sebelumnya menunjukkan mereka yang tidur kurang dari 8 jam tiga kali lebih berisiko mengalami pilek dibanding mereka yang mendapat waktu tidur 8 jam tiap hari.

2. Tingkatkan kemampuan tubuh untuk berolahraga

Olahraga terbukti bisa memudahkan proses tidur seseorang. Sebaliknya, mereka yang mendapat waktu tidur malam cukup melaporkan lebih semangat dan mudah melakukan sesi olahraga di keesokan harinya. Sementara, mereka yang kurang tidur mengaku lebih sulit melakukan olahraga, termasuk melakukannya dengan kurang intens atau dalam durasi yang lebih pendek.

3. Mengontrol nafsu makan

Sebuah penelitian laboratorium terhadap manusia menemukan hormon lapar yakni ghrelin, leptin, dan insulin terganggu jika seseorang kurang tidur. Sementara, penelitian lain menemukan perasaan lapar meningkat ketika seseorang kurang tidur. Tak hanya itu, saat tak mendapat tidur cukup seseorang cenderung memilih makanan tinggi kalori demi membuat mereka nyaman.

4. Membantu mencegah migrain

Studi yang dilakukan di Korea Selatan meminta orang dengan migrain mencatat di buku harian mereka untuk mengetahui apa saja pemicu migrain yang dialami. Diketahui, kurang tidur, kelelahan, dan stres menjadi tiga pemicu migrain utama.

Studi lain yang dipublikasikan di jurnal Headache menemukan wanita yang rentan mengalami migrain, jarang mengalami sakit kepala itu ketika mereka mendapat tidur yang cukup.

5. Membantu mengontrol gula darah

Pada jurnal Diabetologia, terdapat studi di mana pria muda yang sehat sengaja dibuat tidak mendapat jam tidur cukup selama tiga hari berturut-turut. Responden dinyatakan mengalami pra-diabetes dan peneliti menemukan kadar asam lemak bebas yang tinggi dalam darah mereka. Asam lemak bebas ini membuat insulin lebih sulit melakukan tugasnya untuk mengontrol gula darah.

Studi lain terhadap hampir 15.000 orang dewasa di Korea menemukan hubungan antara kurang tidur dengan kadar gula darah yang lebih tinggi, terutama pada pria.

6. Mencegah obesitas

Banyak studi observasional yang menunjukkan hubungan obesitas dengan kurang tidur pada anak dan orang dewasa. Kondisi ini bisa disebabkan sejumlah faktor. Misalnya ketika orang kurang tidur, mereka akan lebih malas berolahraga dan memilih makanan yang tidak sehat. Tapi, patut diingat faktor lain pun turut andil misalnya tingkat metabolisme yang lamban dan keinginan mengonsumsi makanan yang tidak sehat.

Salah satu studi yang dipublikasikan dalam jurnal Obesity menunjukkan tingkat metabolisme pagi hari yang lebih rendah ketika responden tidak mendapat tidur cukup. Sementara, studi lain dari University of Pennsylvania menunjukkan kenaikan berat badan yang lebih besar ketika responden tidak mendapat waktu tidur yang cukup.


Leave a Reply

Required fields are marked *

Let me know if it gets a reply
Jogonalan I
Alamat : Jl. Klaten-Jogja Km 6,5 Klaten
Telp : 0272 321759

Search

JOGSA....WE LOVE YOU !!

SELAMAT DATANG di PUSKESMAS JOGONALAN 1. Kami melayani Rawat jalan, Rawat inap, dan IGD 24 jam