Date : 23 Jun 2016 on 04:35 am | Comments : (0)

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. A.   LATAR BELAKANG

Kesehatan merupakan bagian yang penting dalam kehidupan setiap manusia , secara jasmani dan rohani tidak terkecuali pada ibu hamil. Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan umum. Pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut yang baik dan benar , sangat mendukung terwujudnya kesehatan gigi dan mulut termasuk kesehatan umum ibu hamil. Berdasarkan data Riskesdas Kementerian Kesehatan RI tahun 2007 menunjukkan bahwa prevalensi karies sebesar 43,3%. Kebijakan pemerintah melalui UU No.39 tahun 2009 tentang Kesehatan , dinyatakan bahwa pelayanan kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang harus dilaksanakan. Oleh sebab itu pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut bagi ibu hamil harus diperhatikan dan ditingkatkan melalui kegiatan upaya kesehatan berbasis masyarakat dan upaya pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh puskesmas.

Keadaan rongga mulut ibu hamil dapat mempengaruhi kondisi bayi yang dikandung, berbagai penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara penyakit periodontal dengan kehamilan. Jika seorang ibu hamil menderita penyakit periodontal , akan mempunyai risiko lebih besar untuk melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) dan mengalami kelahiran prematur. Bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) dan bayi prematur merupakan salah satu penyebab mortalitas dan morbiditas. Dengan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil dapat menurunkan resiko bayi berat lahir rendah (BBLR) dan bayi prematur , serta dapat mendukung percepatan pencapaian target SDGs.

Wilayah kerja Puskesmas Jatinom , pada tahun 2014 terdapat persalinan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) sebanyak 20 bayi , 10 bayi diantaranya prematur dan 3 bayi meninggal. Dengan adanya kasus ini perawatan kesehatan gigi dan mulut sebelum masa kehamilan , yang merupakan bagian dari perawatan kesehatan secara keseluruhan sangat diperlukan. Salah satu upaya pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh puskesmas untuk melakukan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut adalah saat calon pengantin wanita berkunjung ke puskesmas untuk mendapatkan surat pemeriksaan kesehatan sebagai syarat pernikahan. Kegiatan ini dilakukan di Puskesmas Jatinom dengan nama “Pergiwa Cantik dan Terampil”. Dalam kegiatan ini calon pengantin wanita akan mendapatkan bimbingan dan konseling , pemeriksaan dan perawatan kesehatan gigi dan mulut supaya pada saat kehamilan nanti tidak mengalami penyakit periodontal yang dapat meningkatkan risiko bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) dan bayi prematur. Di samping kegiatan itu,  dilakukan juga pemeriksaan gigi dan  mulut untuk ibu hamil pada kegiatan ANC terpadu. Kegiatan ini membutuhkan kerjasama lintas program dan lintas sektoral serta melibatkan peran serta masyarakat.

 

  1. B.     PENGERTIAN

 

Pergiwa Cantik dan Terampil merupakan akronim dari Pemeriksaan Gigi pada Wanita Calon Pengantin kemudian Diteruskan Pemeriksaan pada Ibu Hamil. Pengertiannya adalah upaya pelayanan kesehatan gigi dan mulut  terhadap calon pengantin wanita yang meliputi :

  1. Bimbingan dan konseling tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut serta pemberian leaflet
  2. Pemeriksaan gigi dan pembuatan rencana perawatan
  3. Perawatan dengan didahului pemberian inform concent
  4. Rujukan bagi yang pindah domisili
  5. Pencatatan dan pelaporan dalam kartu catatan medik Pergiwa Cantik dan Terampil

 

  1. C.    TUJUAN
    1. Tujuan Umum

Melaksanakan pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat wilayah kerja Puskesmas Jatinom dan sekitarnya dengan tindakan promotif , preventif , dan kuratif.

  1. Tujuan Khusus
    1. Melakukan pemeriksaan dan perawatan gigi dan mulut pada calon pengantin wanita dan ibu hamil.
    2. Membantu calon ibu dalam mempersiapkan kehamilan yang sehat tidak terganggu penyakit periodontal.
    3. Mengurangi risiko kasus bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) dan bayi prematur yang dapat diakibatkan oleh adanya penyakit periodontal selama kehamilan.
    4. Mendukung percepatan pencapaian SDGs.

 

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

  1. A.      KESEHATAN GIGI DAN MULUT BAGIAN INTEGRAL DARI KESEHATAN UMUM

 

Kesehatan merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia. Kesehatan yang perlu diperhatikan selain kesehatan secara umum, juga kesehatan gigi dan mulut, karena kesehatan gigi dan mulut dapat mempengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Dengan kata lain, bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan tubuh keseluruhan, yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan umum. Untuk mencapai kesehatan gigi dan mulut yang optimal diperlukan perawatan secara berkala, tidak terkecuali bagi ibu hamil, bahkan sebelum kehamilan.

 

  1. B.       KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA MASA KEHAMILAN

 

Masa kehamilan merupakan masa yang membahagiakan bagi setiap pasangan. Dalam kehamilan terjadi perubahan fisiologis, perubahan hormonal, dan perubahan sikap atau perilaku. Hal – hal tersebut berpengaruh pada keadaan gigi dan mulut. Keadaan ini menyebabkan ibu hamil rentan penyakit gigi dan mulut.

Selama kehamilan, dibutuhkan asupan zat makanan bergizi. Bila ibu hamil mengalami gangguan pada gigi dan mulut, maka kebutuhan pemenuhan zat makanan akan terganggu, karena ibu tidak dapat mengunyah dengan baik, yang berakibat gizi janin kurang dan bayi akan mengalami gangguan pertumbuhan dalam kandungan menyebabkan bayi lahir dengan berat rendah. Bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) adalah bayi dengan berat lahir kurang dari 2500 gram.

Infeksi gigi pada ibu hamil dapat menyebabkan infeksi janin dalam kandungan. Bakteri penyebab infeksi dapat menyebar ke seluruh tubuh melalui sirkulasi  darah  dan berakibat kelahiran prematur. Bayi lahir prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu.  Bayi lahir premature dan bayi dengan berat lahir rendah merupakan salah satu penyebab kematian bayi. Penelitian yang dilakukan di RS Hasan Sadikin, Jawa Barat, menyatakan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara penyakit periodontal dengan kehamilan. Ibu hamil yang menderita penyakit periodontal memiliki resiko melahirkan bayi prematur dan bayi dengan berat lahir rendah. Oleh karena itu, sangat diperlukan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ketika seseorang akan  merencanakan kehamilan , sehingga pada waktu kehamilan tidak terganggu infeksi periodontal .

 

BAB III

PEMBAHASAN

 

  1. A.    KEADAAN UMUM WILAYAH

 

Luas wilayah kerja Puskesmas Jatinom adalah sebagian dari Kecamatan Jatinom yaitu    13,64 km2. Batas wilayah kerja Puskesmas Jatinom adalah :

v  Utara               :   Kecamatan Tulung,

v  Timur               :   Kecamatan Karanganom,

v  Selatan             :   Kecamatan Ngawen

v  Barat                : Berbatasan dengan wilayah kerja Puskesmas Kayumas,           berturut-turut Desa Socokangsi, Tibayan, Mranggen

Wilayah kerja Puskesmas Jatinom terdiri dari 8 Desa dan 1 Kelurahan, antara lain :

v  Desa Bonyokan, terdiri dari 6 dukuh

v  Desa Cawan, terdiri dari 7 dukuh

v  Desa Gedaren, terdiri dari 9 dukuh

v  Desa Glagah, terdiri dari 9 dukuh

v  Kelurahan Jatinom, terdiri dari 9 dukuh

v  Desa Jemawan, terdiri dari 9 dukuh

v  Desa Krajan, terdiri dari 9 dukuh

v  Desa Pandeyan, terdiri dari 9 dukuh

v  Desa Puluhan,  terdiri dari 9 dukuh

 

  1. B.     DATA BBLR TAHUN 2014 DAN 2015

 

No.

Desa

Tahun 2014

Tahun 2015

Januari s/d Maret 2016

  1.  

Bonyokan

1

1

-

  1.  

Cawan

5

1

-

  1.  

Gedaren

2

4

-

  1.  

Glagah

5

1

-

  1.  

Jatinom

1

2

-

  1.  

Jemawan

2

1

-

  1.  

Krajan

1

3

-

  1.  

Pandeyan

3

4

-

  1.  

Puluhan

-

1

-

Jumlah

20

18

-

 

  1. C.    DATA PEMERIKSAAN GIGI DAN MULUT IBU HAMIL PADA ANC TERPADU TAHUN 2015

 

No.

Bulan

Diagnosis

Perawatan

Karies

Gangren

Calculus

Abses

TAK

Tambal

Scalling

Medikasi

1.

Mei

-

-

-

1

-

-

-

1

2.

Juli

12

3

4

-

-

7

3

1

3.

Agustus

16

13

18

-

-

5

10

1

4.

September

15

14

12

-

-

4

3

1

5.

Oktober

18

13

14

1

-

4

10

2

6.

November

22

8

10

-

-

11

5

-

7.

Desember

19

15

19

-

-

8

6

2

JUMLAH

102

66

77

2

-

39

37

8

 

  1. D.    KEGIATAN PERGIWA CANTIK DAN TERAMPIL
    1. Penyampaian gagasan kegiatan secara lintas program dan lintas sektoral.

Lintas program dilakukan pada saat mini loka karya Puskesmas Jatinom yang dihadiri oleh semua pegawai. Lintas sektoral dilakukan pada pertemuan lintas sektoral yang dihadiri oleh unsur Muspika , UPTD Pendidikan , Tim Penggerak PKK Desa/Kecamatan , kepala desa , PU , Kepala Sekolah SMP & SMA  , dan tokoh masyarakat.

  1. Penyusunan Standar Operating Prosedur (SOP)
  2. Pembuatan leaflet “ Pergiwa Cantik dan Terampil “, Kartu Catatan Medik , surat rujukan , dan inform concent
  3. Sosialisasi kegiatan melalui :
    1. Pertemuan kader posyandu semua desa wilayah kerja Puskesmas Jatinom
    2. Pertemuan P3N wilayah Kecamatan Jatinom
    3. Posyandu lansia , posyandu balita , dan posbindu
    4. Kelas ibu hamil dan kelas balita
    5. Refreshing kader di puskesmas
    6. Organisasi profesi lain yaitu  PDGI dan IBI
    7. Pertemuan Lintas Sektoral
    8. Penyuluhan yang dilakukan para pemegang program
    9. Pengajian

 

  1. Pelaksanaan kegiatan

Pelaksanaan kegiatan Pergiwa Cantik dan Terampil mengacu pada SOP, bertempat di ruang Unit Pemeriksaan Gigi dan Mulut dilakukan  oleh Dokter Gigi . Kegiatan ini dilaksanakan pada saat calon pengantin ke Puskesmas untuk mencari surat kesehatan sebagai  persyaratan administrasi pernikahan. Kegiatan tersebut meliputi :

-          Memberikan bimbingan dan konseling tentang pentingya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut , akibat infeksi periodontal pada kehamilan , dan tujuan kegiatan Pergiwa Cantik dan Terampil.

-          Melaksanakan pemeriksaan gigi pada calon pengantin wanita dan calon pengantin disuruh memegang cermin supaya dapat ikut melihat permasalahan gigi yang ditemukan.

-          Memberikan penjelasan hasil pemeriksaan dan menyusun  rencana perawatan / tindak lanjut , ditulis pada lembar leaflet yang diberikan pada calon pengantin,  supaya calon pengantin tidak lupa.

-          Melakukan perawatan sesuai indikasi dan didahului dengan pemberian inform concent.

-          Memberikan surat rujukan apabila caten tidak dapat melakukan perawatan gigi dan mulut di Puskesmas Jatinom.

-          Mencatat hasil pemeriksaan dan perawatan di kartu catatan medik Pergiwa Cantik dan Terampil.

 

  1. Hasil Kegiatan
    1. Hasil Pemeriksaan Gigi dan Mulut Calon Pengantin Wanita

 

No.

Bulan

Jumlah caten

Caries

Gangren

Calculus

Abses

  1.  

Januari 2015

3

3

1

3

-

  1.  

Februari 2015

-

-

-

-

-

  1.  

Maret 2015

1

1

-

1

-

  1.  

April 2015

1

1

-

1

-

  1.  

Juni 2015

2

2

1

1

-

  1.  

Juli 2015

16

13

8

10

-

  1.  

Agustus 2015

6

3

2

4

-

  1.  

September 2015

16

12

10

12

1

  1.  

Oktober 2015

9

6

4

6

-

  1.  

November 2015

14

9

7

9

1

  1.  

Desember 2015

14

11

2

10

1

JUMLAH

72

61

36

54

3

1.

Januari 2016

2

2

1

2

1

2.

Februari 2016

7

6

5

5

-

3.

Maret 2016

10

6

6

8

-

4

April 2016

3

-

1

1

-

JUMLAH

22

14

13

16

1

 

  1. Dari 72 orang  calon pengantin yang diperiksa dan diberikan perawatan pada kegiatan Pergiwa Cantik dan Terampil pada tahun 2015 ,  ada 5 ibu hamil yang sudah melahirkan bayi dengan berat badan normal ( di atas 2500 gram) dan cukup bulan ( di atas 37 minggu ).

 

BAB IV

KESIMPULAN

 

Infeksi periodontal pada kehamilan dapat menyebabkan resiko terjadinya kelahiran prematur dan bayi dengan berat lahir rendah. Pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut sangat diperlukan pada saat seseorang merencanakan kehamilan. Salah satu waktu yang teapat adalah saat pemeriksaan kesehatan calon pengantin sebagai syarat admistrasi pernikahan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Puskesmas Jatinom yaitu “Pergiwa Cantik dan Terampil” yang bertujuan mengurangi risiko terjadinuya kelahiran prematur dan bayi dengan berat lahir rendah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Leave a Reply

Required fields are marked *

Let me know if it gets a reply
Jatinom
Alamat : Jl. Raya Jatinom,Jatinom,Klaten
Telp : 0272 337321

News Categories

Search

Welcome

Selamat Datang di Puskesmas Jatinom