Date : 23 Apr 2014 on 10:03 pm | Comments : (0)

Jakarta, Vaksinasi adalah suatu upaya untuk memproteksi diri dari penyakit-penyakit yang bisa menular ke tubuh. Selama ini, vaksinasi lebih dikenal dilakukan pada bayi-bayi saja. Padahal kenyataannya, vaksinasi untuk orang dewasa juga ada dan tak kalah penting.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI, FINASIM dari Divisi Alergi Imunologi Klinik, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. dr Iris menjelaskan bahwa pentingnya dilakukan vaksinasi pada orang dewasa adalah untuk menjaga daya tahan tubuh atau sistem imun di dalam tubuh yang menurun akibat aktivitas-aktivitas yang dilakukan pada saat dewasa.

"Vaksinasi tidak hanya cukup dilakukan pada bayi atau anak, melainkan juga pada usia dewasa. Hal ini dikarenakan, antibodi di dalam tubuh pada usia setelah 18 tahun, mulai menurun," ungkap Dr Iris saat ditemui pada acara Peluncuran Kampanye SEHATi Lindungi 'Berwisata dan Belajar dengan Sehat dan Aman di Luar Negeri' yang diselenggarakan di The Only One Club, fX Mall, Jl. Jend Sudirman, Jakarta, Rabu (23/4/2014).

Hal senada diungkapkan oleh Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P, MARS, DTM&H, DTCE, selaku Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Kementerian Kesehatan RI. Menurut Prof Tjandra, saat ini angka vaksinasi di Indonesia memang semakin meningkat, namun vaksinasi tersebut hanya mengenai vaksinasi bayi atau anak.

"Cakupan vaksinasi Indonesia dari tahun 2000 sampai 2012 memang meningkat, yaitu menjadi 79,3 persen. Namun, angka itu hanya menunjukkan vaksinasi pada bayi atau anak saja, bukan pada orang dewasa. Selama ini orang belum banyak tahu mengenai vaksinasi pada usia dewasa," tutur Prof Tjandra.

Prof Tjandra mengungkapkan bahwa selama ini vaksinasi yang paling banyak dilakukan pada usia dewasa adalah vaksinasi pada jemaah haji dan umrah saja. Padahal menurutnya, vaksinasi dewasa seharusnya tidak hanya untuk orang yang ingin berpergian ke luar negeri saja, melainkan untuk yang berada di dalam negeri. "Oleh karena itu, saat ini pemerintah tengah berupaya meningkatkan vaksinasi dewasa di Indonesia," imbuhnya.

Mengenai usia dewasa, lantas pada usia berapa seharusnya seseorang mulai kembali mendapatkan vaksinasi? Dr Iris menjelaskan bahwa vaksinasi dewasa bisa dilakukan ketika seseorang menginjak usia 19 tahun. Ia juga menambahkan bahwa tidak perlu ada kekhawatiran mengenai vaksin apa yang sudah dilakukan saat kecil jika ingin melakukan vaksinasi dewasa ini.

"Vaksinasi dewasa ini bukan vaksinasi berkelanjutan dari vaksinasi bayi ya. Jadi kita tidak perlu harus tahu vaksinasi apa saja yang telah dilakukan saat kecil. Karena memang berbeda keperluannya," terang dr Iris.

dr Iris menyayangkan mengenai ketidaktahuan masyarakat akan keberadaan dan pentingnya vaksinasi pada usia dewasa ini. Namun, dr Iris menganggap ini bukanlah sebagai kesalahan masyarakat semata melainkan juga karena kurangnya edukasi kepada masyarakat mengenai vaksinasi dewasa ini.

"Bahkan dokter-dokter di RSCM saja ada kok yang tidak tahu mengenai vaksinasi dewasa ini," tandasnya.


Leave a Reply

Comments will be validated. Required fields are marked *

Let me know if it gets a reply
Demos
Alamat : Jl. Perintis ,Kemerdekaan Klaten Kode Pos 57431
Telp : 0272-326650